Pesona Desa Wisata Tetebatu, Permata Alam dan Sejarah di Kaki Rinjani

Lombok Timur, NTBVision.com– Desa Wisata Tetebatu di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia yang mendapat pengakuan internasional. Desa ini pernah mewakili Indonesia dalam ajang International Best Tourism Village yang diselenggarakan oleh Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO).

Berjarak sekitar 44 kilometer dari Kota Mataram, Tetebatu dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih dua jam perjalanan darat. Kawasan ini menawarkan perpaduan antara keindahan alam, suasana pedesaan yang asri, serta jejak sejarah yang masih terjaga hingga kini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, pernah mengunjungi Tetebatu dalam rangka sosialisasi dan dukungan terhadap program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Menurutnya, Tetebatu menunjukkan perkembangan yang baik, baik dari sisi ekonomi maupun pengelolaan pariwisatanya.

Salah satu daya tarik sejarah desa ini adalah keberadaan pohon tua yang disebut menjadi inspirasi lahirnya penghargaan lingkungan Kalpataru. Dari kawasan tersebut pula berkembang penginapan dan homestay pertama di Tetebatu, sehingga desa ini tidak hanya dikenal sebagai wisata alam, tetapi juga sebagai wisata sejarah.

Alam Asri dan Aktivitas Wisata

Tetebatu berada di lereng selatan Gunung Rinjani dengan udara yang sejuk sepanjang hari. Hamparan sawah terasering yang membentuk undakan alami menjadi panorama khas yang memikat wisatawan.

Berbagai aktivitas dapat dilakukan di desa ini, mulai dari bersepeda, berkemah, hingga trekking menyusuri kawasan hutan. Wisatawan juga dapat menjelajahi hutan Ulem-ulem yang termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani untuk melihat satwa seperti lutung hitam, kera ekor panjang, hingga celepuk Rinjani pada malam hari.

Desa Tetebatu memiliki sedikitnya 13 air terjun, di antaranya Air Terjun Ulem-ulem, Sarang Walet, Durian Indah, Tibu Topat, dan Tibu Bunter. Selain itu, tersedia dua jalur pendakian menuju Gunung Rinjani, yaitu melalui jalur Perompongan dan Ulem-ulem yang terkenal dengan suasana hutannya yang masih alami.

Kuliner Khas Tetebatu

Selain panorama alam, Tetebatu juga menawarkan kekayaan kuliner tradisional. Wisatawan dapat mencicipi sayur pelalah, hidangan berbahan daun pakis muda dan kecambah yang disiram kuah kental berbumbu khas. Ada pula sayur ares, masakan berbahan batang pisang muda yang dimasak dengan santan dan rempah-rempah.

Bagi pecinta kopi, masyarakat setempat juga memperlihatkan proses pembuatan kopi hitam khas Lombok secara tradisional. Pengunjung dapat menyaksikan langsung pembuatan gula aren dan minyak kelapa yang masih menggunakan tungku serta kayu bakar.

Dengan kombinasi alam yang indah, sejarah yang kuat, budaya yang terjaga, dan kuliner tradisional yang autentik, Desa Wisata Tetebatu menjadi salah satu destinasi unggulan NTB yang layak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.(Alfi H)

Lebih baru Lebih lama