Pengangkatan Sudaryono dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.
Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan. Sudaryono menyatakan kesetiaannya kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta berkomitmen menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika jabatan.
Setelah pengucapan sumpah, Sudaryono menandatangani berita acara sebagai tanda resmi dimulainya masa tugasnya sebagai Kepala BGN. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, disusul para tamu undangan yang hadir.
Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya para pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional diharapkan semakin memperkuat implementasi Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sebelumnya, Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri dari jabatannya dengan alasan kesehatan dan akan menjalani pengobatan di luar negeri. Dengan dilantiknya Sudaryono, kepemimpinan BGN kini resmi berlanjut untuk memastikan pelaksanaan program-program strategis nasional di bidang pemenuhan gizi masyarakat tetap berjalan optimal.(Alfi)
