BMKG: Angin Kencang di NTB Dipicu Menguatnya Monsun Australia

 
Mataram, NTBVision - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB) dipicu oleh menguatnya Monsun Australia.

Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM), Ari Wibianto, mengatakan berdasarkan hasil pengamatan di Bandara Lombok, kecepatan angin maksimum mencapai 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam.

Menurut Ari, menguatnya Monsun Australia membawa massa udara kering yang memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia, termasuk wilayah NTB. Selain itu, keberadaan pusat tekanan tinggi di Benua Australia turut meningkatkan kecepatan angin dan memicu gelombang tinggi di Samudra Hindia.

BMKG memperkirakan kondisi angin kencang masih berpotensi terjadi dalam tiga hari ke depan. Fenomena ini dinilai normal terjadi pada musim kemarau, khususnya selama Juli hingga Agustus, yang berdasarkan data klimatologi memang menunjukkan peningkatan kecepatan angin di wilayah NTB.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap dampak angin kencang, seperti potensi pohon tumbang, kerusakan bangunan ringan, serta gangguan aktivitas di luar ruangan. Nelayan, masyarakat pesisir, dan pengguna transportasi laut juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di perairan sekitar Nusa Tenggara Barat.(M.Ziad)

Lebih baru Lebih lama