Bulog NTB Siap Salurkan Bantuan Pangan Tahap II Mulai Agustus, 856 Ribu KPM Terima Beras 30 Kg

 
Mataram -Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) Tahap II Tahun 2026 akan dimulai pada Agustus mendatang. Sebanyak 856.131 Penerima Bantuan Pangan (PBP) akan menerima bantuan beras sebanyak 30 kilogram untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

Pemimpin Wilayah Bulog NTB, Mara Kamin Siregar, mengatakan penyaluran Bantuan Pangan Tahap I untuk alokasi Februari–Maret 2026 telah selesai 100 persen tanpa kendala. Kini Bulog tengah mempersiapkan distribusi Tahap II yang akan disalurkan sekaligus untuk tiga bulan.

"Insya Allah pada Agustus ini kami akan menyalurkan bantuan pangan Tahap II untuk alokasi Juli, Agustus, dan September. Jadi masyarakat akan menerima bantuan untuk tiga bulan sekaligus," ujar Mara Kamin, Senin (27/7).

Ia menjelaskan, jumlah penerima pada Tahap II tetap sama seperti penyaluran sebelumnya, yakni sekitar 856.131 keluarga penerima manfaat di seluruh NTB.

Namun, terdapat perbedaan dibandingkan penyaluran Tahap I. Jika sebelumnya bantuan disertai minyak goreng, pada Tahap II setiap penerima hanya memperoleh beras sebanyak 10 kilogram per bulan. Karena disalurkan sekaligus, setiap penerima akan menerima total 30 kilogram beras.

Mara menegaskan, Bulog NTB telah menyiapkan stok beras yang cukup untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran. Menurutnya, keberhasilan penyaluran sebelumnya tidak lepas dari koordinasi yang baik antara Bulog dengan pemerintah daerah, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.

"Alhamdulillah tidak ada kendala. Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait dan pemerintah daerah agar distribusi bantuan sampai kepada masyarakat penerima dengan baik," katanya.

Ia menambahkan, program bantuan pangan menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan masyarakat, terutama menghadapi potensi dampak El Nino yang diperkirakan dapat memengaruhi produksi pertanian akibat musim kemarau yang lebih panjang.

"Kami berharap bantuan pangan tiga bulan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga penerima bantuan, di tengah ancaman El Nino," tutupnya.

Lebih baru Lebih lama