Mataram – Pemerintah resmi meluncurkan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026. Peluncuran dilakukan di Jakarta, Kamis (18/6), sebagai penanda dimulainya rangkaian penyelenggaraan MotoGP Mandalika tahun depan.
Acara tersebut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, bersama Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, serta jajaran kementerian, InJourney Group, MGPA, ITDC, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan sektor pariwisata serta olahraga.
Dalam peluncuran tersebut, pemerintah menegaskan bahwa MotoGP Mandalika tidak hanya menjadi ajang balap motor kelas dunia, tetapi juga bagian dari strategi nasional dalam mengembangkan sport tourism sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata Indonesia kepada masyarakat internasional.
Menpora Erick Thohir mengatakan MotoGP Mandalika telah menjadi etalase Indonesia di mata dunia karena mampu menampilkan keindahan alam, budaya, dan keramahan masyarakat Indonesia kepada jutaan penonton internasional.
Sementara itu, Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyebut MotoGP menjadi media promosi Indonesia yang menjangkau sekitar 670 juta penonton di lebih dari 200 negara. Menurutnya, ajang tersebut turut memperkuat citra Indonesia sekaligus mendorong lahirnya talenta otomotif nasional.
Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, menilai penyelenggaraan MotoGP selama lima tahun terakhir telah memberikan dampak nyata terhadap perekonomian daerah. Event internasional itu disebut mampu meningkatkan jumlah wisatawan, tingkat hunian hotel, aktivitas penerbangan, hingga menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Selain itu, lebih dari 600 pelaku UMKM dilibatkan dalam penyelenggaraan MotoGP setiap tahunnya, disertai terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
"MotoGP Mandalika adalah kebanggaan Indonesia. Kami ingin seluruh masyarakat Indonesia memiliki rasa memiliki terhadap event ini, karena manfaatnya tidak hanya dirasakan NTB, tetapi juga bagi kemajuan pariwisata dan perekonomian nasional," ujar Indah.
Pemerintah juga menilai MotoGP turut meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Indonesia. Sejumlah putra-putri daerah kini dipercaya menjadi marshal berstandar internasional, sementara kiprah pembalap nasional seperti Mario Aji dan Veda Ega Pratama diharapkan menginspirasi generasi muda untuk berprestasi di dunia balap.
Pada kesempatan yang sama, panitia resmi membuka penjualan tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 untuk seluruh kelas balapan, mulai dari Moto3, Moto2, hingga MotoGP.
Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya di Sirkuit Mandalika, Pemerintah Provinsi NTB optimistis MotoGP 2026 akan semakin memperkuat posisi Mandalika sebagai ikon sport tourism Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
